ramadahan 1436

Energipos.com/Listrik/Bisnis

shadow

Tarif Listrik Bulan Oktober Turun

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-PT PLN (Persero) menurunkan tarif listrik kelompok pelanggan non subsidi mengikuti perkembangan harga minyak Indonesian Crude Price (ICP), kurs dolar dan inflasi. Dalam pengumuman melalui situs PLN, kelompok pelanggan non subsidi yang mengalami penyesuaian tarif (tariff adjustment) adalah:

  • Tarif di Tegangan Rendah pada bulan Oktober 2015 turun Rp. 16/kWh menjadi Rp. 1507/kWh dibanding harga pada bulan September 2015. Masing-masing berlaku untuk: golongan tarif rumah tangga R2 daya 3500 VA hingga 5500 VA, R3 daya 6600 VA keatas, bisnis B2 daya 6600 VA  hingga 200 kVA, Pemerintah P1 daya 6600 VA hingga 200 kVa dan P3 (penerangan jalan umum).
  • Tarif di Tegangan Menengah pada bulan Oktober 2015 turun Rp. 13/kWh menjadi Rp. 1187/kWh dibanding harga pada bulan September 2015. Masing-masing berlaku untuk: golongan tarif B3 daya diatas 200 kVA, I3 daya diatas 200 kVA dan P2 daya diatas 200 KVA.
  • Tarif di Tegangan Tinggi pada bulan Oktober 2015 turun Rp. 12/kWh menjadi Rp. 1058/kWh dibanding harga pada bulan September 2015. Masing-masing berlaku untuk: golongan tarif I4 daya 30 MVA keatas.

Penurunan tarif listrik ditentukan oleh penurunan ICP dari USD 51,82/barel menjadi USD 42,81/barel, kenaikan kurs dari Rp. 13.374,79/USD menjadi Rp. 13.781,75/USD dan inflasi yang turun dari 0,93% menjadi 0,39% per bulan. Adapun untuk golongan rumah tangga RO daya 1300 VA dan daya 2.200 VA serta pelanggan subsidi 450 VA dan 900 VA  tarif listrik tetap (bh).

Baca Juga