ramadahan 1436

Energipos.com/Listrik/Kebijakan

shadow

Jatah PLN Pada Program 35 Ribu MW Dipangkas

ENERGIPOS.COM, Jakarta--Porsi atau jatah PLN dalam program pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) dipangkas. Jika awalnya 10.000 MW kini menjadi hanya 5.000 MW.

"Lebih baik kami beri kesempatan pada IPP, dan PLN fokus pada transmisi dan distribusi," kata Sudirman Said, Menteri ESDM di kantornya, Jakarta, Jumat (24/7/2015). Ini berarti 30 ribu MW diserahkan kepada swasta atau Independent Power Producer (IPP).

Untuk keperluan inilah, Menteri Sudirman mengungkapkan dalam waktu 1 bulan ke depan ada dua aturan yang akan keluar terkait kelistrikan. Salah satunya mengatur program 35.000 MW PLN diberi porsi 5.000 MW saja.

Seperti pernah diungkapkan beberapa hari lalu, Sudirman juga mengatakan selain pembangkit, swasta juga akan didorong membangun proyek transmisi listrik. Saat ini jaringan listrik masih menjadi monopoli PLN.

"Transmisi juga akan melibatkan swasta nasional maupun asing. Keterlibatannya seperti apa, ini yang sedang dibicarakan," papar Sudirman. Karena sifatnya yang secara alamiah monopoli bisa jadi ini akan menarik minat swasta.

Seperti diketahui, program pembangkit listrik 35.000 MW ditargetkan terwujud dalam lima tahun ke depan. Biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun program pembangkit listrik ini mencapai Rp 1.189 triliun.(mt)

Baca Juga