ramadahan 1436

Energipos.com/Listrik/Korporasi

shadow

Lampau Target, Pembangkit PLN Makin Lahap Konsumsi Gas

“Konsumsi gas melampaui target. Sampai akhir Mei, tercatat pemanfaatan gas sebesar 183 TBTU atau 85% dari semester I,” tutur Suryadi Mardjoeki, Kepala Divisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas PLN, Diungkapkan Suryadi target konsumsi gas pembangkit listrik pada tahun ini naik dibanding konsumsi gas pada 2013. Dari sebesar 410 TBTU menjadi 431 TBTU. Untuk mencapai target tersebut PLN telah mendapat komitmen gas dari lapangan Terang Sirasun Batur, di Sampang, Madura, yang dioperasikan Kangean Energy Indonesia Ltd. Selain itu juga telah mendapatkan alokasi 130 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Lapangan gas Kangean Energy, dari total produksi lapangan tersebut yang mencapai 300 MMSCFD. Pasokan gas sebanyak 130 MMSCFD digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit PLN di Gresik dan di Grati, Jawa Timur. Selain itu, Nusantara Regas juga akan memasok gas setara 26 kargo gas alam cair (LNG) ke pembangkit listrik milik PLN pada 2014, naik dibanding tahun lalu sebanyak 24 kargo. Suryadi menyatakan, pasokan gas dari Nusantara Regas untuk memenuhi seluruh kebutuhan gas di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang dan Tanjung Priok. Sejak September 2013, PLTGU Tanjung Priok juga menerima gas dari terminal gas LNG terapung (Floating Storage and Regasification Unit/FSRU) Jawa Barat pasca penandatanganan pemakaian pipa bersama antara Nusantara Regas dan PT Pertamina Hulu Energi ONWJ, setelah sebelumnya hanya memasok PLTGU Muara Karang. Nusantara Regas merupakan pengelola FSRU Jawa Barat di laut utara Jakarta. FSRU tersebut memiliki kapasitas tiga juta ton per tahun. Sebanyak 26 kargo tersebut berasal dari kilang LNG Bontang, Kalimantan Timur yang dikelola Badak NGL sebanyak 22 kargo dan empat kargo dari kilang LNG Tangguh, Teluk Bintuni, Papua Barat yang dikelola BP Berau Ltd.(ris)

Baca Juga